Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Gunung Mas beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Gunung Mas pada tanggal 26-29 Maret 2019 mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Laporan Realisasi Tunjangan Khusus Profesi Guru (TPG), Tunjangan Khusus Guru (TKG), dan Dana Tambahan Penghasilan (DTP/Tamsil) Guru Tahun 2018 Tahap III yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Hotel Harris Ciumbuleuit Kota Bandung Prov. Jawa Barat, sesuai surat undangan Sekretaris Dirjen GTK nomor : 2121/B1/KU/2019 tanggal 8 Maret 2019. Dari Disdikbud Kab. Gunung Mas dihadiri oleh Novendry H., S.Pd dan Putra Sanjaya sebagai operator serta Martono, S.Pd selaku Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaaan sebagai pendamping, kemudian dari BPKAD Kab, Gunung Mas dihadiri oleh Dedy Agustian, M.Si selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sub Bidang Kas Daerah sebagai peserta. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan dalam implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor : 112/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Aneka tunjangan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (Antun Guru PNSD) terdiri dari, TPG, TKG, dan Tamsil Guru yang diberikan atas dasar PP Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru, Dosen, Tunjangan Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor; berikut pula Peraturan Presiden (Perpres) nomor 52 Tahun 2009 tentang Tambahan Penghasilan bagi Guru PNS, Dengan petunjuk teknis penyalurannya berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 33 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 10 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan tambahan penghasilan Guru PNSD.

Dalam kegiatan tersebut, yang direkonsiliasikan adalah pelaporan Semester I dan II Tahun Anggaran (TA) 2018 antara laporan Disdikbud melalui Sistem Informasi Manajemen Pembayaran (SIMBAR), laporan BPKAD melalui Aplikasi Pelaporan DAK Non Fisik (ALADIN) dengan data yang dimiliki Kemendikbud serta Dirjen Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI. Rekonsiliasi ini telah dinyatakan selesai dan dituangkan dalam Berita Acara Rekonsiliasi serta ditandatangani oleh pihak-pihak yang berkaitan dengan penyaluran Antun Guru PNSD.

Hasil Rekonsiliasi ini menjelaskan bahwa Kabupaten Gunung Mas pada TA 2018, penyaluran TPG terealisasi kepada 937 Guru dengan total jumlah sebesar Rp. 49.260.417.860,00. Penyaluran TKG terealisasi kepada 417 Guru dengan total jumlah sebesar Rp. 16.156.808.900,00 dan untuk penyaluran Tamsil terealisasi sampai dengan November 2018 kepada 638 Guru dengan total jumlah sampai dengan November 2018 sebesar Rp. 1.778.250.000,00 serta terdapat realisasi penyaluran Tamsil Carry Over (CO) untuk November 2017 kepada 695 Guru dengan total jumlah sebesar Rp. 173.750.000,00.

Adapun DJPK mengingatkan dan menegaskan kembali bahwa bila terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dari Antun Guru PNSD, wajib dianggarkan kembali dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai akun mata anggarannya dan bila terdapat setoran pengembalian dan Antun tersebut, maka dicatat dalam akun Penerimaan Daerah sebagai Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

Terakhir, untuk kedepannya agar penyaluran Antun Guru PNSD dapat lebih berjalan dengan baik dan lancar, diharapkan ke aktifan semua Guru untuk rajin memperbaharui data diri mereka masing-masing sebagai tenaga kependidikan dengan sebenar-benarnya ke dalam aplikasi atau pun manual Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), yang merupkan sumber data dan kriteria utama bagi Guru untuk memperoleh Antun Guru PNSD.